
Limbanang-Humas – Dua guru MTsN 2 Lima Puluh Kota, Yulfia Afaz dan Rosy Susanti rilis buku hasil dari Bimtek Kepenulisan Berbasis Konten Lokal yang diselenggarakan oleh Perpusda dan Kearsipan Kabupaten Lima Puluh Kota, pada 23 April s/d 28 Mei dan 28 Juni 2025. Buku yang mereka Tulis berjudul, Menulis Lima Puluh Kota, Potret Budaya, Alam dan Tradisi. Baiyo-iyo : “Tradisi Masyarakat Harau Sebelum Baralek”, karangan Yulfia Afaz, dan “Maisi Sasuduik” Sebagai Representasi Cinta, Komitmen dan Kehormatan dalam Pernikahan diMinangkabau, karangan Rosy Susanti. Launching buku saat Festival Literasi Lima Puluh Kota tanggal 4/11/2025.
Kegiatan yang digelar di Kantor Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Lima Puluh Kota ini diikuti oleh para pendidik, pustakawan, dan pegiat literasi dari berbagai sekolah dan madrasah di Lima Puluh Kota.
Dengan menggandeng para pendidik dan pegiat literasi, kegiatan ini diharapkan dapat mencetak lebih banyak penulis yang mampu mendokumentasikan nilai-nilai budaya lokal dalam bentuk tulisan yang berkualitas dan mudah diakses oleh masyarakat luas.
Kepala MTsN 2, Hj Yuharniza menyampaikan apresiasi atas capaian dua guru tersebut yang telah membawa nama baik madrasah melalui karya tulis berbasis budaya lokal. “Kami sangat mendukung kegiatan seperti ini karena menumbuhkan semangat menulis dan cinta budaya di kalangan guru. Karya mereka bukan hanya memperkaya khazanah literasi Lima Puluh Kota, tetapi juga menjadi inspirasi bagi peserta didik untuk mengenal warisan budaya melalui pendekatan ilmiah dan kreatif,” ujarnya.
Semangat menulis dan berkarya yang lahir dari kegiatan ini diharapkan menjadi inspirasi bagi guru dan siswa lainnya untuk terus berkarya demi kemajuan pendidikan dan budaya diLima Puluh Kota.(YM)

More Stories
Mahasiswa PPL UIN Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi Pamit Usai Bertugas di MTsN 2 Lima Puluh Kota
Pembagian Raport Semester Ganjil MTsN 2 Lima Puluh Kota, Ajak Siswa Raih Prestasi
MTsN 2 Lima Puluh Kota Ikut Salurkan Bantuan Kepada Warga Terdampak Bencana di Aie Angek